Selasa, 29 Maret 2016

INSPIRASI BENGKULU

PEMBENAHAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KOTA BENGKULU
Bengkulu adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia, ibu kota provinsi Bengkulu terletak di kota Bengkulu. Provinsi Bengkulu ini terdapat di bagian barat daya pulau sumatera. Bengkulu ini sendiri memiliki 10 kabupaten disekitarnya 1 diantaranya yaitu kota Bengkulu. Meskipun Bengkulu merupakan kota yang terbilang kecil tetapi provinsi ini juga memiliki beragam seni dan budayanya, memiliki beragam tempat wisata alam yang indah dan masih alam, wisata budaya dan juga memiliki peninggalan sejarah dari zaman-zaman kerajaan yang ada di provinsi Bengkulu. Provinsi bengkulu ini memang masih jauh sekali tertinggal dari provinsi lainnya seperti dalam hal pembangunan daerahnya.
Sebelum kita membahas lebih jauh, apa itu yang dimaksud dengan pembangunan infrastuktur ? menurut pendaapat saya tentang apa itu pengertian dari pembangunan yang sederhana, yaitu sebagai “suatu proses atau suatu usaha perubahan ke arah yang lebih baik yang dilakukan dengan  sadar oleh suatu negara, pemerintah ataupun daerah tertentu menuju modernitas melalui upaya yang dilakukan secara terencana”. Sedangkan infrastruktur merupakan suatu prasarana atau segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses baik itu usaha, pembangungan dan lain sebagainya. Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu daerah. Sarana dan prasarana yang sering disebut infrastruktur merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk sistem pelayanan. Dari pengertian yang telah dijelaskan dapat disimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur adalah suatu usaha atau rangkaian usaha pertumbuhan dan perubahan yang dilakukan secara terencana untuk membangun sarana dan prasarana atau segala penunjang utama untuk masyarakat dalam suatu proses pembangunan.
Setelah mengetahui penjelasan dari atas, kita dapat melihat proses itu sendiri di Bengkulu. Di provinsi Bengkulu kita ketahui bahwa sangat tertinggal sekali pembangunan infrastrukturnya dengan beberapa provinsi di pulau sumatera ini, apalagi didaerah-daerah terpencil yang ada di sekitar kota Bengkulu. Meskipun sering dikatakan penduduk di Bengkulu ini tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu luas daerahnya akan tetapi provinsi Bengkulu ini banyak memiliki nilai sejarah.
Sangat kurangnya atau minimnya pembangunan yang ada di Bengkulu ini seperti pembangunan infrastruktur baik jalan-jalan yang ada dijalur darat, udara maupun laut seperti yang kita ketahui jalur darat jalan-jalan dikota maupun didaerah lain banyak jalan yang rusak, berlobang dan dapat membahayakan pengendara roda empat maupun roda dua. Pemerintahan dalam hal pembangunan ini hanya memperbaiki jalan-jalan yang ada dikota saja tanpa melihat didaerah kabupaten kabupaten lainnya, seperti yang saya lihat yang ada di daerah kabupaten Rejang Lebong (curup) yang merupakan jalan lintas Bengkulu yang sangat rusak dan lobang-lobangnya yang terlihat seperti kolam ikan jika turun hujan, karena termasuk jalan lintas banyak truk-truk besar yang membawa barang melewati jalan itu tetapi tidak hanya truk saja yang melewati jalan tersebut banyak pengendara kendaraan lainnya yang melewati, jalan tersebut juga sempit dan berdebu yang bisa menghalangi pandangan pengendara, dengan begitu tidak jarang disana sering terjadinya kecelakaan. Dan tidak hanya itu jalan-jalan lintas lain juga masih banyak yang belum ada pembangunan infrastrukturnya, sebaiknya pemerintah lebih melihat itu karena seperti yang sesuai dengan janji Presiden Jokowi, bahwa ia mengatakan jika ada pengurangan anggaran, presiden tidak akan mengurangi anggaran dari infrastruktur bagi setiap provinsi yang ada di Indonesia. Seperti yang kita lihat jalan lintas gunung sekarang sudah diperbaiki tidak hanya menutupi lobang-lobang yang ada tetapi sekarang jalan yang lama dihancurkan meskipun proses perbaikan itu berlangsung sangat lama tetapi hasil yang didapatkan sangat bagus, jalan menjadi mulus sehingga para pengendara dapat lebih cepat sampai tujuannya dan juga tingkat kecelakaan yang biasanya sering terjadi sangat berkurang drastis.
Dan juga di provinsi Bengkulu belum ada jalur kereta api tetapi dari beberapa wacana yang saya baca bahwa jalur kereta api di Bengkulu sudah menjadi program strategi infrastruktur nasional yang sudah ditandatangani oleh Presiden, yaitu jalur kereta dari Pulau Baai ke Lubuk Linggau, tetapi sampai sekarang itupun belum terlaksana. Dengan adanya jalur kereta api ini nanti masyarakat yang ada di Bengkulu bisa langsung saja ke Lubuk Linggau tidak perlu harus melewati jalan lintas Gunung dan begitupun masyarakat yang ada di Lubuk Linggau tidak perlu harus melewati kabupaten Rejang lebong dan juga kabupaten Kepahiang.
Untuk jalur udara yang ada di Bengkulu, yaitu terwujudnya masterplan renovasi Bandara Fatmawati hal ini sudah ditandatangani oleh kemenhub. Selain itu, ke depannya pemerintah perlu merencanakan membuka jalur penerbangan Bengkulu-Bandung, karena yang sudah kita ketahui bahwa provinsi Jawa Barat ini memiliki destinasi wisata terbaik di ASEAN dan juga sebaiknya pemerintah menambah jalur penerbangan di bandara Fatmawati ini. Dengan begitu banyak wisatawan yang datang ke Bengkulu tidak hanya dari pulau Sumatera saja melainkan bisa dari pulau Jawa dan lainnya agar dapat melihat keindahan alam, beragam seni dan budaya, dan juga wisata peninggalan sejarah juga banyak di Bengkulu. Karena jika hal yang sudah direncanakan itu dapat dilakukan atau terlaksana akan sangat mendongkrak atau naiknya perekonomian provinsi Bengkulu ini.
Selain dari pembangunan infrastruktur jalan di privinsi Bengkulu, ada juga yang harus dilihat pemerintah yaitu sarana dan prasarana untuk masyarakat seperti fasilitas kesehatan serta fasilitas di bidang pendidikan karena di Bengkulu hal tersebut sangat perlu ditingkatkan untuk mengejar ketinggalan dari Provinsi lain yang ada di pulau Sumatera. Oleh karena itu, dalam APBD tahun anggaran 2016 sebesar Rp 2,2 triliun, pemerintan daerah mengalokasikan anggaran belanja modal menccapai 55 persen dan sebesar 45 persen untuk belanja pegawai. Gubernur sebelumnya menegaskan bahwa anggaran pembangunan infarstruktur sebesar 30 persen, pendidikan 20 persen dan kesehatan sebesar 10 persen, angka ini menurut beliau masih tergolong tinggi dibandingkan dengan perbandingan APBD di tingkat kabupaten dan kota yang mencapai 70 persen untuk belanja pegawai dan hanya 30 persen untuk belanja modal, karena itu perlu dipertimbangkan lagi untuk penerimaan calon pegawai negeri baru, jangan sampai membebani APBD. Pemerintah seharusnya melakukan pemerataan infrastruktur hingga ke tingkat perdesaan yang ada di provinsi Bengkulu.
Seperti yang kita lihat dari segi fasilitas di bidang pendidikan di desa-desa terpencil pendidikan yang diberikan sangat kurang karena pembangunan infrastruktur masih rendah, ada di beberapa desa masih terisolir hingga tidak dapat di akses , tidak adanya listrik, tidak adanya jalan yang di aspal dan kurangnya air bersih sehingga guru-guru tidak mau ke desa-desa tersebut membuat yang mengajar di desa tersebut hanya pengajar-pengajar biasa yang tidak memiliki pendidikan yang tinggi. Terlebih biasanya anak-anak di desa juga ada yang tidak bersekolah karena kurangnya tenaga pengajar atau akses mau ke sekolah jauh dan tidak memiliki kendaraan. Tidak hanya fasilitas di bidang pendidikan saja melainkan fasilitas kesehatan juga kurang seperti yang diketahui jika di desa-desa tidak adanya rumah sakit dan hanya ada puskesmas itu pun juga memiliki banyak kekurangan seperti kurangnya obat-obatan, bidan atau dokter yang tidak mau ke desa. Dan jika ada salah satu warga desa yang terkena penyakit yang tidak dapat diobati di puskesmas tersebut mereka harus ke rumah sakit yang ada di kota yang jaraknya sangat jauh dengan hal tersebut tidak jarang mereka yang melakukan perjalanan ke rumah sakit belum sampai di rumah sakit sudah tidak dapat tertolong lagi  Hal itu dapat terjadi dikarenakan kurang meratanya pembangunan infrastruktur ke desa-desa dan hanya terfokus pada pembangunan yang ada di pusat atau di kota saja.

Jadi saya berharap pemerintahan yang baru ini dapat melakukan pembangunan infrastruktur di Bengkulu dilakukan secara merata dari pusat hingga desa-desa terpencil dan juga peran masyarakat untuk dapat menjaga dan merawat bersama infrastruktur di Bengkulu serta dapat membawa aspirasi dan memperjuangkan untuk mendukung kemajuan Bengkulu ini agar tidak tertinggal.