Pariwisata di Kota Curup Rejang Lebong
Hutan MADAPI
(Mahoni Damar Pinus)
Hutan Madapi? Hutan ini merupakan wisata yang berbasis konservasi yang berlokasi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat diwilayah desa Pal VIII Kecamatan Bermani Ulu Raya Rejang Lebong. Kawasan wisata ini memiliki luas mencapai lima hektare yang memiliki aliran sungai yang masih alami, selain itu disini juga memiliki lokasi untuk outbond, jelajah jalur, tracking sepada dan beberapa permainan alam lainnya.
Wisata alam ini sudah sering dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi kalangan perguruan tinggi negeri dan swasta, kemudian dari kalangan sekolah mulai dari SMP hingga SMA, dan karena tempatnya yang sejuk, segar dan hijau, lokasi ini juga sering dijadikan sebagai lokasi Camping sejumlah Kelompok Pecinta Alam.
Tidak hanya itu saja sekarang akses menuju wisata alam ini juga sangat mudah ditempuh bahkan dengan menggunakan kendaraan roda empat, oleh karena itu menjadikan tempat ini banyak dikunjungi dan dipilih anak muda Kota Curup hingga luar daerah Curup untuk bersantai dan bahkan berfoto-foto.
Bagaimana tertarik kesini? selain dapat menikmati keindahan alam, juga akan menumbuhkan kesadaran masyarakat dari berbagai kalangan terutama anak muda guna menjaga kelestarian hutan.
TAMAN BUNGA BETA AGROWISATA
Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa di Curup Rejang Lebong mempunyai destinasi menarik yaitu Wisata Taman Bunga Beta Agrowisata, taman bunga ini berlokasi di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang. Meskipun luasnya hanya seperempat hektare, wisata taman bunga selalu ramai dikunjungi para wisatawan bahkan wisatawan yang berada diluar provinsi Bengkulu. Disini terdapat berbagai jenis bunga, mulai dari kembang goyang, kembang trokot, kembang udel dan berbagai jenis bunga lainnya. Tidak hanya itu saja ditempat ini juga terdapat kebun stroberi yang bisa petik sendiri.
Mendatangi lokasi taman bunga ini tidaklah sulit, hanya berjarak beberapa meter saja dari pinggir jalan lintas dan hanya dipungut biaya sebesar Rp. 5.000-10.000 kita sudah bisa menikmati hamparan bunga yang bermekaran dan beraneka warna, para wisatawan memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto-foto. Adapun peringatan kepada wisatawan untuk tidak merusak, memetik dan bahkan menginjak saat berfoto, agar keindahan taman bunga tersebut dapat terjaga,

